Upaya JPN dan TP4D Wujudkan Jember sebagai Kota Pelajar dan Literasi Hukum Nasional

Kejari Jember – Jaksa Pengacara Negara (JPN) dan Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) berupaya mewujudkan Jember sebagai kota pelajar di Jawa Timur dan kota literasi hukum nasional.

Langkah yang ditempuh yakni menggandeng para kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Jember dalam kerja sama bidang perdata dan tata usaha negara, serta pengelolaan keuangan maupun pembangunan proyek stategis.

Penanda tanganan kerja sama itu berlangsung di SMA Negeri 1 Jember pada Kamis, 24 Oktober 2019. Hadir 8 kepala sekolah SMK dan 18 kepala sekolah SMA serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jember Drs. Lutfi Isa Anshori, MM..

Kepala Kejaksaan Negeri Jember Prima Idwan Mariza, SH., M. Hum. bersama sejumlah kepala seksi pada Kejaksaan Negeri Jember juga hadir.

Dalam kesempatan bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Jember Prima Idwan Mariza, SH., M. Hum. itu dimanfaatkan para kepala sekolah untuk bertanya tentang pendidikan dan hukum.  Selain itu, para guru tersebut sangat tertarik untuk bisa berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Jember.

Lutfi Isa Anshori mengakui apabila bertemu dengan Jaksa terlintas soal perkara dan hukum. Namun, menurutnya, pandangan itu bisa berubah ketika saling bertatap muka.  “Kalau sudah bertemu, banyak hal yang bisa untuk berkolaborasi,” ungkapnya.

Tentu saja, bagi Lutfi hal tersebut bisa terwujud. “Karena kita sebenarnya sama-sama diberi amanah, tetapi di bidang yang berbeda,” tuturnya.

Karena itu, kesempatan bertemu dengan Kajari Jember serta jajaran Kasi di Kejari Jember ini dimanfaatkan untuk mengungkapkan harapan para guru. “Kami berharap di masa yang akan datang, ada ruang saling untuk berkolaborasi dalam bentuk apa saja,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kajari Jember menjelaskan, selama ini memang masyarakat memandang Jaksa hanya soal perkara dan hukum.

Stigma tersebut yang ingin diubah. “Jaksa merupakan sahabat masyarakat yang taat hukum,” tegasnya. Saat ini Kejaksaan Negeri Jember pun senantiasa berupaya dekat dengan masyarakat.

Di dunia pendidikan, berbagai kegiatan telah dilaksanakan kejaksaan untuk bisa lebih dekat. Seperti menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah.

Saat ini, Kejari Jember juga sedang menjajagi untuk masuk ke pesantren yang banyak terdapat di Kabupaten Jember.

“Kami juga berupaya menjadikan Jember sebagai kota pelajar Jawa Timur dan kota literasi hukum nasional,” ungkap Kajari.

Lebih jauh Kajari mengatakan, dalam pertemuan ini dilaksanakan penanda tanganan kesepakatan kerja sama bidang perdata dan tata usaha negara. Dalam kaitan ini, Jaksa bertindak sebagai Pengacara Negara yang mendampingi para guru di bidang perdata dan tata usaha negara.

Penanda tanganan kesepakatan juga terkait dengan pengelolaan keuangan maupun pembangunan proyek strategis. Pendampingan ini melalui Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Hadir dalam pertemuan tersebut 8 kepala sekolah SMK dan 18 kepala sekolah SMA di Kabupaten Jember. Dari Kejari Jember hadir Kasi Intel Agus Budiarto, SH., MH., Kasi Pidus Herdian Rahardi, SH., Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Triyono Yulianto,  SH.,  MH., Kasi Datun A Nuril Alam, SH., MH. Serta tiga jaksa pada Kejari Jember. (din)

Related posts