Ingin Puaskan Masyarakat, Kejari Jember Luncurkan Program Papuma

Kejari Jember – Kejaksaan Negeri Jember meluncurkan program Pelayanan Hukum Puaskan Masyarakat. Program ini untuk semakin mendekatkan jaksa kepada masyarakat sekaligus untuk mewujudkan Jember sebagai kota literasi hukum nasional.

Peluncuran program yang diakronimkan dengan kata Papuma ini berlangsung di halaman kantor Kejari Jember, Kamis malam, 07 November 2019.

Sejumlah kepala desa dari tiga kecamatan, Ambulu, Umbulsari, dan Sukowono, hadir dan meramaikan acara tersebut.  

Camat Ambulu Drs. Sutarman, MSi. juga hadir bersama Camat Umbulsari Drs. Firaz. Hadir pula Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember Drs. Gatot Harsono, M.Si.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), A. Nuril Alam, SH., MH., menjelaskan, program ini merupakan wujud upaya kejaksaan memberikan pelayanan hukum yang bersahabat kepada masyarakat maupun stakeholder Kejaksaan Negeri Jember.

“Kami berharap program ini bisa berlanjut ke depan, sehingga  bisa mencapai tujuan menghadirkan jaksa sebagai sahabat masyarakat,” tandas Kasi Datun.

Dengan kegiatan seperti ini, lanjutnya, gambaran masyarakat tentang jaksa berubah. Jaksa tidak lagi dirasakan sebagai pihak yang menakutkan.

Papuma yang merupakan program dari Seksi Datun ini dikemas dengan bincang-bincang santai oleh pemateri dan dilanjutkan dengan tanya jawab.

“Papuma ini juga hadir dalam bentuk aplikasi berbasis android yang bisa diunduh di AppStore. Ini menjadi media dan sarana tercepat untuk bertanya dan konsultasi tentang segala permasalahan  hukum yang semakin kompleks dan beragam,” terang Kasi Datun.

Pada kegiatan pertama yang menjadi momen peluncuran ini, narasumber yang dihadirkan adalah Kepala Kejaksaan Negeri Jember Prima Idwan Mariza, SH., M.Hum. dan Sekretaris DPMD Drs. Gatot Harsono, M.Si.

Selain dua narasumber itu, para kepala seksi di lingkup Kejari Jember juga hadir. Mereka ini juga memberikan tanggapan terhadap pertanyaan yang diajukan audiens.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Jember Prima Idwan Mariza, menjelaskan, program ini dibuat untuk memberikan manfaat hukum di masyarakat.

“Ini bukan sekedar kegiatan seremonial, tapi betul-betul diharapkan manfaatnya masuk dalam denyut nadi masyarakat Jember,” tegasnya.

Untuk saat ini, Kajari berharap para kepala desa di tiga kecamatan yang hadir bisa merasakan manfaatnya. Nantinya, diharapkan semua kepala desa juga merasakan manfaat program ini.

Lebih jauh Kajari mengungkapkan bahwa kegiatan ini bagian dari tugas jaksa untuk meningkatkan kesadaran hukum kepada masyarakat. “Masyarakat harus dicerdaskan dalam hal penegakan hukum,” tandasnya.

Sementara itu, Gatot menyampaikan dukungannya kepada Kejari Jember  yang telah melaksanakan program Papuma ini. “Kami sangat mendukung. Dalam acara ini kita bisa berkumpul dan berdiskusi tentang tugas yang terkait dengan kepala desa,”katanya.

Program ini akan membuat kepala desa lebih paham hukum, secara umum maupun tentang pengelolaan desa.  “Ke depan, kita bisa dengan desa lainnya,” ajaknya.

Kegiatan ini tampaknya disambut antusias kepala desa yang hadir. Ini terlihat dari banyaknya para kades yang mengajukan pertanyaan. Namun, karena mempertimbangkan waktu, kegiatan ini diakhiri pukul 22.00.

Beberapa pertanyaan yang disampaikan diantaranya soal lahan, bengkok desa, problem perangkat desa, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan lainnya. Kasi Intelejen Agus Budiarto, SH. pun berkesempatan menjawab tuntas pertanyaan terkait PTSL. (din)

Related posts