Kajari Berterima Kasih atas Dukungan IAD untuk Raih WBK

Kejari Jember – Kepala Kejaksaan Negeri Jember Dr. Prima Idwan Mariza, SH., MHum., menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para istri jaksa hingga Kejaksaan Negeri Jember mendapatkan penghargaan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi).

UcapaN terima kasih itu disampaikan dalam kegiatan pertemuan rutin Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Jember yang digelar di Dira Park Kencong, Rabu, 15 Januari 2020.

“Ini tidak lepas dari dukungan dan doa para istri kepada suami untuk berbuat yang terbaik bagi institusi kejaksaan,” ujarnya.

Penghargaan WBK diterima Kejaksaan Negeri Jember pada 10 Desember 2019. Kejari Jember menjadi satu-satunya kejaksaan negeri tipe A di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang menerima penghargaan tersebut.

Raihan prestasi tersebut, tandas Kajari, merupakan kerja bersama para jaksa, pegawai, serta para istri yang memberikan dukungan dan doa.

Kajari juga meminta doa dan dukungan agar Kejaksaan Negeri Jember pada tahun ini  bisa meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). “Sekali lagi butuh dukungan dari ibu-ibu semua,” kata Kajari dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua IAD Jember, dr. Farini Idwan Mariza, mengingatakan anggota IAD Jember bahwa perempuan menjadi motivator bagi anak maupun suami. 

“Jangan lelah untuk selalu mendukung,” pesannya.

Selain itu, ia berpesan agar melaksanakan pola hidup sehat dan pola makan sehat. Pola ini penting bagi anak-anak maupun para lansia.

Terkait pertemuan rutin yang digelar di Dira Park Kencong, istri Kajari Jember ini mengungkapkan, pertemuan ini agar memberikan suasana segar bagi anggota IAD.

“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan kesan tersendiri, karena diselenggarakan di tempat yang spesial,” tuturnya.

Kegiatan ini juga diharapkan semakin mempererat tali silaturahim diantara anggota IAD dan keluarga besar Kejaksaan Negeri Jember.

Dalam kegiatan itu, disampaikan laporan masing-masing bidang kepengurusan IAD. Mulai kegiatan yang dilaksanakan hingga keuangan. Kesempatan ini juga dibacakan hasil rapat kerja IAD Jawa Timur di Kediri beberapa waktu lalu.  (din)

Related posts