Wastafel Edukasi untuk Masyarakat Tetap Bersih

Kejari Jember – Perilaku cuci tangan pakai sabun tampaknya menjadi cara yang cukup efektif untuk menjaga kesehatan karena bisa menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit, seperti virus korona.

Namun sayangnya perilaku tersebut belum menjadi kebiasaan masyarakat secara luas, meski gerakan cuci tangan ini sudah cukup lama didengungkan berbagai elemen masyarakat.

Hal itu menjadi salah satu alasan Kejaksaan Negeri Jember menyediakan wastafel untuk cuci tangan di bagian depan area kantor yang terletak di Jalan Karimata 94 ini.

“Kami peruntukkan masyarakat luas. Masyarakat bisa menggunakan ini,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Jember, DR. Prima Idwan mariza, SH., M.Hum.

Pengoperasian wastafel yang eksentrik itu diresmikan pada Rabu, 22 April 2020. Hadir dalam acara itu Kepala Cabang BRI Jember, Teguh Agung Pribahadi, serta para kasi dan pegawai Kejari Jember.  

Tampilan wastafel yang eksentrik juga bertujuan agar warga lebih senang datang ke Kejari Jember. Tersedia cermin jika warga ingin cuci muka juga.

“Ini juga bagian dari edukasi hidup sehat dengan menggiatkan kembali perilaku cuci tangan pakai sabun,” ungkapnya.

Selain di bagian depan areal kantor, Kejari Jember juga menyediakan fasilitas cuci tangan di depan pintu masuk gedung kantor bagi warga yang memiliki kepentingan di dalam kantor.

Di bagian depan areal kantor juga tersedia kafe yang bisa dimanfaatkan untuk istirahat sejenak melepas lelah. Ada juga ruang pelayanan hukum gratis bagi yang ingin berkonsultasi soal hukum.

Kajari Kembali menegaskan, penyediaan wastafel itu merupakan upaya mengingatkan kembali tentang gerakan perilaku cuci tangan pakai sabun (PCTPS).

Karena itu disediakan panduan tulisan dan gambar cara cuci tangan yang benar. “Apabila orang yang taat hukum, orang itu akan mengikuti suatu aturan-aturan. Termasuk cara mencuci tangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Teguh Agung Pribahadi mengungkapkan, BRI Cabang Jember sangat Kejari Jember untuk kembali menghidupkan gerakan PCTPS.

“Kami sambut dengan hangat, karena sama-sama ingin membudayakan warga untuk lebih terbiasa dengan perilaku hidup sehat,” tuturnya.

Menurutnya, penyediaan failitas umum ini juga sebagai salah satu solusi untuk kondisi saat ini. “Ini kan pas momennya,” tandas pria yang murah senyum ini.

Dalam kesempatan itu, Teguh juga mengungkapkan bahwa hubungan BRI Jember dengan Kejari Jember sangat harmonis.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha, Agus Taufikurrahman, SH., MH., menjelaskan, ini adalah salah satu tindak lanjut kerja sama yang sebelumnya dijalin dengan Bank BRI.

Bank BRI memberikan bantuan hibah sebuah tempat cuci tangan yang penting dan berguna bagi masyarakat.

“Sebelum melakukan aktifitas di areal kejaksaan, warga bisa cuci tangan pakai sabun. Ketika meninggalkan kejaksaan juga harus cuci tangan pakai sabun,” ujarnya.

“Budaya bersih dan sehat masyarakat kita jaga. Masyarakat tetap jadi bersih,” tutupnya. (din)

Related posts