Semangat Kemerdekaan, Semangat Raih WBBM

Kejari Jember – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember, Dr. Prima Idwan Mariza, SH., M.Hum., mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2020.

“Semangat peringatan kemerdekaan ini menjadi bagian dari diri kami, para aparat penegak hukum di Kejari Jember, dalam memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat,” ujar Kajari.

Upacara peringatan Hari Kemerdekaan tingkat Kabupaten Jember itu digelar di Alun-alun Jember, secara sederhana sesuai protokol kesehatan.

Semua unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember hadir dalam upacara dengan inspektur upacara Bupati Jember, dr. Faida, MMR., tersebut.

Memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat, lanjut Kajari, menjadi semangat tiada henti dari seluruh personel Kejari Jember.

Lebih jauh dari itu, semangat memberikan pelayanan terbaik bertujuan agar Kejari Jember selalu dicintai oleh masyarakat.

“Semangat kemerdekaan ini juga sejalan dengan semangat Kejari Jember untuk menuju wilayah birokrasi bersih melayani atau WBBM,” ungkap Kajari usai upacara.

Pada akhir wawancaranya, Kajari mengingatkan kepada semua personel di Kejari Jember untuk selalu mengedepankan pelayanan yang efektif, praktis, transparan, dan humanis.

Sementara itu, Bupati Faida dalam pidatonya mengajak masyarakat Jember untuk menjadikan peringatan Hari Kemerdekaan sebagai ajang pembelajaran tentang spirit dan teladan para pendiri bangsa.

“Kita bercermin, memandang sejarah, dan mengapresiai perjalanan panjang para pejuang yang membawa kita ke zaman sekarang,” kata Bupati Faida.

Para pejuang telah mewariskan semangat kebersamaan, gotong royong, dan daya adaptasi yang telah teruji dalam menggapai cita-cita kemerdekan.

Para pejuang juga telah membangun kemandirian bangsa yang lebih baik, di tengah keterbatasan dan rintangan.

Selain hadir dalam upacara, Kajari Prima juga hadir dalam acara pemberian remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember.

Kepala Lapas Kelas IIA Jember, Yandi Suyandi, dalam acara itu menyampaikan bahwa selama ini Pemkab Jember memberikan dukungan terhadap program asimilasi yang diikuti warga binaan lapas.

“Warga binaan adalah warga negara Indonesia juga seperti kita, hanya mereka salah jalan. Tugas kamilah yang membuat mereka tidak salah jalan lagi,” kata Yandi Suyandi.

Sementara itu, Bupati Faida kepada wartawan mengatakan memesan seribu masker kepada warga binaan Lapas Kelas II A Jember yang memiliki keahlian menjahit.

“Akan kami bagi-bagikan kepada masyarakat untuk mendukung gerakan Jember Bermasker,” ujar Bupati Faida. (din)

Related posts