TKD Harus Dilelang dengan Benar

Kejari Jember – Kejaksaan Negeri Jember mengajak kepala desa untuk melakukan upaya perubahan dalam pengelolaan tanah kas desa atau TKD. “Kita harus berubah. Mari kita kelola uang desa dengan baik dan benar. Karena itu, TKD harus dilakukan lelang dengan baik dan benar,” kata Kepala Seksi Intelijen Soemarno, SH., MH. Ajakan itu disampaikan dalam forum Jaga Desa pada Senin, 20 Desember 2021, yang berlangsung di Kecamatan Ledokombo dan Mayang. Kasintel menegaskan, ajakan itu merupakan dorongan bagi kepala desa untuk bersama-sama melakukan upaya penyelamatan keuangan negara di tingkat perdesaan.    Lelang TKD…

Read More

Kejari Ingatkan Hasil Pengelolaan Tanah Kas Desa Harus Masuk APBDes

Kejari Jember – Tanah kas desa atau TKD menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa (PAD). Pemanfaatnya harus sesuai Permendagri No 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa. Apabila masih ada hasil pemanfaat TKD tidak masuk kas desa, maka karena itu sumber keuangan desa yg merupakan keuangan negara sehingga apabila tdk masuk Rekening Kas Desa merupakan keslahan administrasi. Apabila dlm penggunaan keuangan desa ada penyelewengan dan berakibat kerugian negara hal tersebut masuk pada ranah tindak pidana korupsi. Hal itu terungkap dalam monitor dan evaluasi Program Jaga Desa yang dilakukan oleh…

Read More

Dorong Berinovasi, Kejari Jember Siap Dampingi Kades Rancang APBDes 2022

Kejari Jember – Kejaksaan Negeri Jember mendorong kepala desa untuk melakukan inovasi dalam menjalankan pemerintahan. ” Harus ada inovasi untuk melayani masyarakat. Jangan pembangunan yang dilaksanakan itu-itu saja,” kata Kepala Seksi Intelijen Soemarno, SH., MH. Di hadapan sejumlah kades dan bendahara desa se-Kecamatan Balung pada Kamis 11 November 2021, Kasintel menegaskan dinamika masyarakat pada masa depan memerlukan inovasi pemangku kekuasaan agar kebutuhan publik terpenuhi dengan baik. Momentum penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2022, menurut Kasintel, menjadi kesempatan untuk mewujudkan inovasi tersebut. Melalui media monitor dan evaluasi pada…

Read More

Intelijen Gelar JMS di SMAN 1 Kalisat, Pengurus OSIS Antusias

Kejari Jember – “Perilaku yang berulang yang dilakukan untuk menakuti hingga membuat marah sasaran,” kata Eni. Kalimat itu diucapkan gadis pemilik nama Eni Nur Windaniyah ketika menjawab soal yang diberikan oleh Jaksa Wahyu Resta terkait pengertian cyber bullying. Pelajar kelas 10 MIPA 5 SMAN 1 Kalisat itu adalah satu dari 41 siswa yang tergabung dalam OSIS yang jadi peserta program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri Jember. Eni memberikan jawaban setelah beberapa saat membaca referensi di gadget yang dibawanya. Temannya yang lain juga mencari referensi secara digital. Namun, saat menjawab…

Read More

Pertama di Masa Pendemi, JMS Digelar di SMU Negeri 1 Ambulu

Kejari Jember – Setelah setahun lebih vakum akibat pandemi Covid-19, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kembali digelar, Rabu, 27 Oktober 2021. Sekolah yang mendapatkan kesempatan istimewa itu adalah SMU Negeri 1 Ambulu. Tidak hanya memperoleh informasi penting soal hukum, para siswa banjir hadiah. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jember Soemarno, SH., MH., menjelaskan bahwa materi yang disampaikan pada JMS tersebut adalah Narkotika dan Siber Bullying. “Sebab, kasus narkotika ini sudah menyasar remaja. Sedang materi bullying diberikan karena bisa terjadi di keseharian remaja,” terang Kasintel. Materi yang disampaikan meliputi pengertian, dasar…

Read More