Selamat Datang di Kejaksaan Negeri Jember

Selamat Datang di Kejaksaan Negeri Jember

Jl. Karimata No.94, Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia Telepon: +62 331 338480

Gedung Barang Bukti Kejaksaan Negeri Jember

Gedung Barang Bukti Kejaksaan Negeri Jember

Jl D.I. Panjaitan, Sumbersari, Kabupaten Jember

 

Bendahara UPK Dipenjara

JEMBER – Nurul Fatimah, mantan bendahara Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Kecamatan Pakusari menangis tersedu-sedu di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember kemarin (12/10). Sebab, perempuan yang kini menjadi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) tersebut harus menginap di penjara. Dia kesandung perkara korupsi dana PNPM.

Sekitar pukul 15.00, perempuan berumur 30 tahun itu sulit untuk dibawa ke luar oleh petugas Kejari Jember untuk dibawa ke Lapas Kelas II A Jember. Dia merasa malu dan menutup wajahnya dengan kerudung yang dipakainya. Setelah itu, dia baru mau berjalan keluar menuju mobil kejaksaan yang sudah menunggu.

Kajari Ikut Berdonasi


sedekah koran, sedekah buku, Jember, Radar Jember

PARTISIPASI: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Ponco Hartanto (kanan) menyerahkan donasi Sedekah Koran dan Buku kepada Hari Setiawan, koordinator program, kemarin.
(Hari Setiawan/Radar Jember)

JEMBER – Dukungan terhadap program Sedekah Koran dan Buku (SKB) yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Jember mulai mengalir. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Ponco Hartanto kemarin (11/10) menyatakan kesediaannya untuk berdonasi.

Kepala Desa Harus Teliti Soal Laporan Keuangan Desa

Jaksa Nuril dan Jaksa Asih bersama Camat dan kepala desa se Mumbulsari.

Jember (Fakta Jember) – Kepala Desa dituntut teliti dalam menyajikan laporan pengelolaan keuangan desa. Ini sebagai konsekuensi tanggung jawab yang melekat pada jabatan sebagai pejabat publik.

“(Pihak) yang bertanggung jawab secara mutlak adalah kepala desa, karena sebagai kuasa pengguna anggaran,” kata A Nuril Alam di Balai Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Jumat (8/09/2017).

Sebagai kuasa pengguna anggaran, lanjut Kasi Datun Kejaksaan Negeri Jember ini, Kades bertanggung jawab penuh terhadap fisik, administrasi, dan keuangan.

Kepala Desa tidak bisa lagi sekedar tanda tangan berkas laporan yang dibuat oleh aparatur di bawahnya. Pola lama percaya penuh kepada anak buah yang dinilai lebih pandai membuat laporan perlu segera ditinggalkan.

Kondisi tersebut tentu saja berimbas pada kepala desa, yang dituntut agar meningkatkan kapasitas dan wawasan tentang regulasi pengelolaan keuangan desa.

Pengelolaan keuangan yang baik itu menjadi bagian upaya serius penyelamatan uang negara.

 

Jaksa Punya Misi Besar Bersama Kades

Jaksa Nuril Alam bersama para kepala desa se Kecamatan Sukorambi

Jember (Fakta Jember) – Membangun Indonesia dari pinggiran merupakan misi besar bersama antara Jaksa dan Kepala Desa.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Jember M Nuril Alam, Selasa (5/09/2017), di Balai Desa Jubung, Sukorambi.

“Kami sebagai sahabat yang punya misi besar bersama untuk membangun desa,” tegas pria asal Kecamatan Umbulsari ini.

Dia sebagai Jaksa Pengacara Negara memiliki tugas pokok pendampingan, pengawasan, dan pembinaan pengelolaan keuangan desa.

Kehadiran jaksa dalam pendampingan pengelolaan keuangan diharapkan memberikan rasa aman bagi kepala desa dari pihak pihak yang sengaja ingin mengganggu. Karena itu, pria yang akrab dipanggil Nuril ini menegaskan agar para kades tetap kreatif mengelola desa.

Meski demikian, diakui Nuril, masih ada Kades yang merasa kurang nyaman dengan kehadiran Jaksa. Sikap ini tentu saja disesalkan.

“Tidak jamannya lagi kucing kucingan. Kades semacam ini akan tersingkir dengan sendirinya. Sekarang jama keterbukaan. Tidak ada lagi bendahara atau kaur keuangan tidak mengetahui pengelolaan dana desa,” tegas Nuril.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana memberikan apresiasi keterlibatan Jaksa dalam pengelolaan keuangan desa. “Ini seperti berada di jaman kegelapan menuju jaman terang benderang,” kata Bhisma. (mad)

Cari Bukti, Dispora Digeledah

JEMBER – Penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menggeledah ruang arsip yang tersimpan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember, Kamis (3/8), kemarin. Upaya itu terkait dengan tindak lanjut pengusutan kasus dugaan korupsi dana untuk Askab PSSI Jember periode 2014-2015, yang dilakukan oleh Ketua Askab Diponegoro (Popo) dan Ari Dwi Susanto (bendahara). 

Sekitar lima penyidik Kejaksaan Negeri Jember tiba-tiba masuk ke ruang arsip dispora, yang kini pindah di komplek Stadion JSG, Kecamatan Ajung. Mereka memeriksa tumpukan-tumpukan berkas yang ada di sisi selatan Kantor dispora tersebut.