Tim Jaksa Kejari Jember Hadiri Rekonstruksi Kematian Bocah 6 Tahun di Sumberbaru

Kejari Jember – Tim Jaksa Kejaksaan Negeri Jember menghadiri rekonstruksi kasus kematian bocah 6 tahun di Kecamatan Sumberbaru, Kamis, 20 Januari 2022. Rekonstruksi itu memeragakan lima adegan peristiwa kekerasan berujung kematian yang diduga dilakukan oleh ibu korban. Adegan diperagakan langsung oleh tersangka IR (27). Lokasinya berada di tempat kejadian perkara atau di rumah tersangka. IR dalam keterangannya menyebutkan bahwa kekerasan yang dilakukannya bermula saat korban RS buang air besar di celana. Mengetahui itu, IR marah. Ia membawa sang anak ke kamar mandi. Tidak hanya membersihkan kotoran, tersangka juga memukul kepala…

Read More

5 Januari 2022 Dapatkan Putusan, Kejari Jember Eksekusi Bagus Wantoro

Kejari Jember – Kejaksaan Negeri Jember mengeksekusi Bagus Wantoro pada Senin, 10 Januari 2022, sekira pukul 17.20. Eksekusi berhasil dilakukan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) jemput bola ke PN Tipikor Surabaya untuk mendapatkan salinan putusan kasasi Bagus Wantoro. “Kami baru menerima putusan kasasi nomor 1406/Pidsus/2016 tanggal 2 Mei 2016 atas nama Bagus Wantoro pada tanggal 5 Januari 2022. Kami jemput bola,” terang Kepala Seksi Intelijen Kejari Jember Soemarno, SH., MH. Terkait turunnya surat putusan kasasi, masih terang Soemarno, sebenarnya merupakan kewajiban dari PN Tipikor untuk menyampaikan putusan tersebut ke Kejari…

Read More

Aktivis Perempuan Nilai Positif Kejari Jember Lakukan Keadilan Restoratif untuk Perempuan Hamil

Kejari Jember – Langkah hukum berupa keadilan restoratif (restorative justice) yang ditempuh Kejaksaan Negeri Jember kepada perempuan hamil tersangka kasus pencurian mendapatkan penilaian positif dari kalangan aktifis perempuan di Jember. Seperti disampaikan oleh Direktur Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember Sri Sulistiyani saat ditemui di kediamannya di Tegal Besar, Kaliwates, pada Kamis, 30 Desember 2021. “Gerakan Peduli Perempuan Jember sangat setuju dengan langkah yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Jember melakukan restorative justice untuk kasus pencurian HP yang dilakukan oleh perempuan hamil dan punya anak kecil serta melakukannya karena terpaksa,” tegasnya. Perempuan…

Read More

Kejari Jember Dukung Perhutani Jalankan Perhutanan Sosial untuk Peningkatan Ekonomi

Kejari Jember – Pendekatan oleh Perhutani dalam mengatasi masalah sosial berubah dari polisional menjadi pendekatan kehutanan sosial. Perubahan kebijakan ini memiliki risiko tersendiri yang memerlukan dukungan kejaksaan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Perhutani KPH Jember Agus Santoso, Kamis, 23 Desember 2021, dalam momen penandatangan nota kesepahaman di bidang hukum dengan Kejaksaan Negeri Jember di salah satu rumah makan di Jember. “Sekarang Perhutani lebih mengutamakan pendekatan sosial daripada polisional. Jadi komunikasi lebih ditonjolkan,” katanya kepada wartawan usai penandatanganan. Pada sisi lain, Agus mengungkapkan perlunya pemahaman hukum dalam menjalankan pendekatan tersebut. Sebab,…

Read More

Perempuan Hamil dengan Tiga Anak Bebas dari Tuntutan melalui Langkah Restorasi

Kejari Jember – Langkah hukum melalui keadilan restoratif (restorative justice) yang dijalankan oleh jajaran Kejaksaan Negeri Jember membuat seorang perempuan hamil dengan tiga anak bebas dari tuntutan tindak pidana.  Prinsip keadilan restoratif adalah pemulihan kepada korban akibat tindak pidana dengan jalan memberikan ganti rugi kepada korban, perdamaian, pelaku melakukan kerja sosial, maupun kesepakatan-kesepakatan lainnya. Perempuan yang menjadi pelaku tindak pidana  tersebut diketahui bernama Ririn Handayani, asal Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa. Sebelumnya ia merasakan ruang tahanan akibat tindak pidana yang dilakukannya pada bulan September 2021. Korbannya, Rohliana Candra Dewi, kehilangan sebuah…

Read More