Kejari Jember – Kejaksaan Negeri Jember menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara dugaan tindak pidana melanggar UU Perlindungan Anak dengan tersangka DA, asal Kecamatan Gumukmas, Jember.
DA diduga melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban yang masih berusia 11 tahun pada April 2023 dengan cara bujuk rayu.
Akibat bujuk rayu DA, korban mengalami pencabulan dan persetubuhan hingga delapan kali.
Atas perbuatannya, DA disangka melanggar melanggar Pasal 81 ayat (1) atau 81 ayat (2) atau 82 ayat (1) UU Perlindungan Anak Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Selain perkara DA tersebut, pada Selasa 3 Oktober 2023, Seksi Pidana Umum pada Kejari Jember menerima tujuh perkara yang memasuki tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti. (din)