Aktivis Perempuan Nilai Positif Kejari Jember Lakukan Keadilan Restoratif untuk Perempuan Hamil

Kejari Jember – Langkah hukum berupa keadilan restoratif (restorative justice) yang ditempuh Kejaksaan Negeri Jember kepada perempuan hamil tersangka kasus pencurian mendapatkan penilaian positif dari kalangan aktifis perempuan di Jember. Seperti disampaikan oleh Direktur Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember Sri Sulistiyani saat ditemui di kediamannya di Tegal Besar, Kaliwates, pada Kamis, 30 Desember 2021. “Gerakan Peduli Perempuan Jember sangat setuju dengan langkah yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Jember melakukan restorative justice untuk kasus pencurian HP yang dilakukan oleh perempuan hamil dan punya anak kecil serta melakukannya karena terpaksa,” tegasnya. Perempuan…

Read More

Perempuan Hamil dengan Tiga Anak Bebas dari Tuntutan melalui Langkah Restorasi

Kejari Jember – Langkah hukum melalui keadilan restoratif (restorative justice) yang dijalankan oleh jajaran Kejaksaan Negeri Jember membuat seorang perempuan hamil dengan tiga anak bebas dari tuntutan tindak pidana.  Prinsip keadilan restoratif adalah pemulihan kepada korban akibat tindak pidana dengan jalan memberikan ganti rugi kepada korban, perdamaian, pelaku melakukan kerja sosial, maupun kesepakatan-kesepakatan lainnya. Perempuan yang menjadi pelaku tindak pidana  tersebut diketahui bernama Ririn Handayani, asal Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa. Sebelumnya ia merasakan ruang tahanan akibat tindak pidana yang dilakukannya pada bulan September 2021. Korbannya, Rohliana Candra Dewi, kehilangan sebuah…

Read More

Utamakan Langkah Restoratif dalam Penyelesaian Perkara

Kejari Jember – Kepala Kejaksaan Negeri Jember Zullikar Tanjung, SH., MH., menegaskan akan mengutamakan langkah restoratif dalam penanganan perkara tindak pidana umum. Sikap itu disampaikan Kajari usai mengikuti Rapat Kerja Teknis Pidana Umum bersama Jaksa Muda Pidana Umum Dr. Fadil Zumhana, yang berlangsung secara virtual pada Rabu dan Kamis, 1-2 September 2021. “Tentu kami siap untuk melaksanakan perintah Jampidum agar mengutamakan langkah restoratif dalam menangani perkara-perkara di Kejari Jember,” tegasnya. Lebih jauh Kajari menjelaskan bahwa penyelesaian perkara dengan pendekatan keadilan restoratif  menekankan upaya menciptakan kondisi harmonis di masyarakat dengan menaruh…

Read More

Tommy, Pemuda Jember yang Pertama Merasakan Restorative Justice

Kejari Jember – Matanya terlihat memerah. Juga sedikit sembab. Beberapa kali ia mengusap matanya. Linangan air mata pemuda 23 tahun itu keluar saat sujud syukur, begitu keluar pintu Lapas Kelas IIA Jember. Kamis, 03 September 2020, menjadi hari yang cukup berarti baginya. “Alhamdulillah, bisa keluar dari penjara. Ke depannya, tidak akan mengulangi lagi,” tutur sopir ambulans ini. Selama dua bulan, pria asal Desa, Balung Lor, Kecamatan Balung itu merasakan sel tahanan di Lapas Jember. “Ada hikmahnya juga. Saya bisa tobat. Bisa baca Al Qur’an. Bisa menghadap Allah SWT lagi,” ujar…

Read More